<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Arifmunandar's Weblog</title>
	<atom:link href="http://arifmunandar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arifmunandar.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Sep 2008 07:39:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arifmunandar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Arifmunandar's Weblog</title>
		<link>http://arifmunandar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arifmunandar.wordpress.com/osd.xml" title="Arifmunandar&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arifmunandar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dzikrul Maut</title>
		<link>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/20/dzikrul-maut/</link>
		<comments>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/20/dzikrul-maut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 07:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifmunandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifmunandar.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[ِ Segala puji bagi Alloh yang masih memberikan nikmat iman, islam, serta rahmat dan hidayahnya untuk menjalani aktifitas sampai hari ini. Senantiasa kita harus bersyukur atas nikmat yang diberikan Alloh SWT. karena hanya dengan bersyukurlah berarti kita mengakui bahwa kita tidak ada apa-apanya dihadapan Alloh SWT. Dalam surat Ali-Imran ayat 185 menerangkan : &#8220;setiap yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifmunandar.wordpress.com&amp;blog=4748243&amp;post=19&amp;subd=arifmunandar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/DOCUME%7E1/Santri/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /> <a href="http://arifmunandar.files.wordpress.com/2008/09/sakaratul-maut.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-20" title="sakaratul-maut" src="http://arifmunandar.files.wordpress.com/2008/09/sakaratul-maut.jpeg?w=470" alt=""   /></a> ِ Segala puji bagi Alloh yang masih memberikan nikmat iman, islam, serta rahmat dan hidayahnya untuk menjalani aktifitas sampai hari ini.</p>
<p>Senantiasa kita harus bersyukur atas nikmat yang diberikan Alloh SWT. karena hanya dengan bersyukurlah berarti kita mengakui bahwa kita tidak ada apa-apanya dihadapan Alloh SWT.</p>
<p>Dalam surat Ali-Imran ayat 185 menerangkan : <em>&#8220;setiap yang mempunyai jiwa pasti akan merasakan mati&#8221;. </em>ini membuktikan bahwa kita hidup di dunia itu tidak kekal. kita hidup di dunia itu untuk memeprsiakan bekal untuk diakhirat nanti yaitu dunia yang tidak ada lagi kata mati, dunia yang kekal abadi, dunia dimana diperlihatkan kepada kita amalan-amalan yang sudah kita perbuat selama kita hidup di dunia yang fana dan penuh dengan tipuan.</p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Ikhwatu iman rahima kumullah, mati adalah satu dari sekian rahasia Allah terhadap makhluk-Nya selain jodoh dan rizki. Kita memang tidak akan pernah tahu kapan sang ajal menghampiri, yang kita tahu pasti hanyalah bahwa ia tidak mungkin terlambat meski sedetik -apalagi lupa ataupun alpa- dari kewajibannya dari waktu yang sudah ditentukan untuk menjemput kita. Ia bisa datang setahun lagi, seminggu lagi, lusa, esok pagi saat matahari terbit, atau bahkan detik ini juga. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Sungguh anehnya, karena kerahasiaan akan waktu datangnya ajal itulah yang kemudian membuat kebanyakan manusia lupa akan keniscayaannya. Disaat itulah, kita seakan tak pernah berfikir bahwa kesempatan yang diberikan Allah didunia ini hanya sesaat, layaknya orang yang sekedar mampir singgah untuk melanjutkan perjalanan menuju kehidupan yang lebih kekal. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Kita selalu mengganggap bahwa hidup di dunia akan dijalani begitu lama, sehingga seringkali waktu yang ada tersia-siakan tanpa makna. Dunia dengan keindahan dan kenikmatannya telah melenakan kita dari mengingat mati. Sehingga pada masanya ajal itu tiba, sebagian besar manusia merasa Allah terlalu cepat mengirimkan Izrail kepadanya. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Lain halnya dengan orang-orang yang senantiasa mengingat Allah dengan segala kebesaran-Nya dan segala kekuasaan-Nya termasuk urusan mati. Dzikrul maut menjadi lafasnya sehari-hari, maka hari-harinya pun dimanfaatkan untuk mengumpulkan bekal taqwa untuk kehidupan selanjutnya, sehingga mereka selalu siap kapanpun utusan Allah datang untuk membawanya menghadap. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Mereka bahkan begitu sadar akan datangnya hari dimana mereka harus menghadap Tuhannya. Mereka tahu bahwa mereka akan malu jika bertemu Allah dengan wajah penuh dosa dan kehinaan. Orang-orang seperti ini, meski sudah sedemikian banyak berbuat kebaikan, infaq dan shodaqohnya sedemikian tak terhitung, malam-malamnya tak pernah sepi dari air mata khauf (takut) Allah tidak menerima semua amalan-amalannya dan roja&#8217; (penuh harap) Dia menggolongkannya ke dalam ummat yang diberi nikmat. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Keindahan dan kenikmatan dunia bukan penghalang bagi mereka untuk terus mengingat mati, justru mereka sangat takut kedua hal tersebut akan melenakannya dari mengingat mati. Meski disisi lain, banyak saudara-saudara kita yang sudah jauh terjerumus dalam kesesatan dunia. Mereka tidak menyadari hakikat diberikan-Nya semua kenikmatan tersebut yang sesungguhnya adalah untuk disyukuri agar senantiasa mengingat SANG PEMBERI KENIKMATAN Alloh SWT. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Ikhwatu iman rahima kumullah, karena kekhawatirannya akan dunia yang melenakan itulah, kadang tidak sedikit orang-orang yang beriman memilih &#8220;mati muda&#8221; sebagai jalan terbaiknya. Dengan jalan yang sudah disyariatkan Allah dan dicontohkan para sahabat Rasulullah, mereka senantiasa menentang maut mempertaruhkan ajal untuk memerangi kemaksiatan dan kezhaliman. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Ikhwatu iman rahima kumullah, kapanpun datangnya, sekarang ataupun nanti saat usia kita sepuh, apapun caranya, berperang atau berdiam diri, dimanapun tempatnya, di medan perang ataupun di tempat tidur, saat ia datang sudah seharusnya kita telah memenuhi atas perbekalan kita dengan sebanyak-banyaknya bekal taqwa. Sehingga, Izrail pun tersenyum dan bangga saat menghampiri bahkan dengan bangga menghantarkan ruh ini ke hadapan Sang Khaliq. </span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica;"> Tidak akan pernah ada yang dapat menghalangi malaikat izraa&#8217;il mencabut nyawa seseorang. sesuai dengan firman Alloh surat An-Nisa ayat 78 : <em>&#8220;Dimana pun kalian berada dalam keadaan apapun maut pasti kan menghampiri walaupun kalian berada di benteng yang tinggi lagi kokoh&#8230;.&#8221;</em></span></p>
<p>Sabda Rasulullah SAW : <em>&#8220;Orang yang paling cerdas adalah orang yang banyak mengingat kematian&#8221; (H.R. Tirmidzi).</em></p>
<p>Karena dengan banyak mengingat kematian kita bisa mendapatkan hikmah diantaranya :</p>
<ol>
<li>Segara untuk bertaubat</li>
<li>Tenangnya hati</li>
<li>Banyak beramal</li>
</ol>
<p>Tapi sebaliknya jika kita melupakan yang namanya mati kita pasti akan melakukan :</p>
<ol>
<li>Banyak menunda taubat</li>
<li>Hati yang gelisah</li>
<li>Beramal yang kurang</li>
</ol>
<p>Tapi yang namanya dzikrul maut bukan berarti harus meninggalkan kehidupan dunia. Karena Rasulullah tidak menyukai orang yang mementingkan kehidupan akhirat tapi melupakan kehidupan dunia.</p>
<p>kesimpulannya, kita tidak akan pernah tahu kapan dan dimana kita mati oleh karena itu kita harus senantiasa untuk mempersiapkan bekal untuk nanti disaat waktu kita telah habis hidup di dunia yaitu dengan beriman, bertaqwa dan beramal shaleh. <span style="font-family:verdana,arial,helvetica;">Wallahu a&#8217;lam bishshowab. </span></p>
<p style="text-align:right;"><strong></strong></p>
<p>nama : Arif Munandar</p>
<p>kelas : 3a Mu&#8217;allimien</p>
<p>Pesantren Persatuan Islam no.1 Bandung</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifmunandar.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifmunandar.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifmunandar.wordpress.com&amp;blog=4748243&amp;post=19&amp;subd=arifmunandar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/20/dzikrul-maut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6fca060208dd0b4da25334ab2abeeb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifmunandar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifmunandar.files.wordpress.com/2008/09/sakaratul-maut.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">sakaratul-maut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ISLAM DALAM PERPOLITIKAN</title>
		<link>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/06/islam-dalam-perpolitikan/</link>
		<comments>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/06/islam-dalam-perpolitikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 06:50:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifmunandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifmunandar.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi Terkini Ummat Islam Ummat Islam di negeri yang minoritas tidak bebas menjalankan Agamanya à kasus di Eropa (Perancis), jilbab dilarang. Di Palestina, Israel membunuh jutaan ummat Islam tanpa ada yang bisa membela. Ba’da kekhalifahan Ottoman ummat Islam terpecah menjadi negara-negara kecil yang berada dalam hegemoni barat (non Islam). Di negeri yang ummat Islam mayoritas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifmunandar.wordpress.com&amp;blog=4748243&amp;post=3&amp;subd=arifmunandar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:georgia;">Kondisi Terkini Ummat Islam</span></p>
<p>Ummat Islam di negeri yang minoritas tidak bebas menjalankan Agamanya à kasus di Eropa (Perancis), jilbab dilarang. Di Palestina, Israel membunuh jutaan ummat Islam tanpa ada yang bisa membela.<br />
Ba’da kekhalifahan Ottoman ummat Islam terpecah menjadi negara-negara kecil yang berada dalam hegemoni barat (non Islam).</p>
<p>Di negeri yang ummat Islam mayoritas Islam di bantai dengan berbagai macam tuduhan, senjata pemusnah masal (Irak), menyembunyikan teroris internasional (Afghanistan). Di negeri muslim yang lain Islam hanya dikukung di masjid dan podium, tidak punya peran significant. Dll.</p>
<p>Mengapa itu terjadi? Salah satunya adalah karena posisi politik ummat Islam sangatlah lemah, sehingga jadi tidak berdaya.</p>
<p>Islam adalah Dien yang Syamil</p>
<p>Orang beriman diperintahkan oleh Allah untuk masuk ke dalam Islam (mengamalkannya) secara kaaffah (menyeluruh) (QS 2:108). Dalam Islam juga harus ada organisasi yang menyeru pada kebaikan (dakwah) (QS 3:104). Dan umat Islam baru dikatakan Ummat yang terbaik (khairu Ummah) apabila kita beramar ma’ruf dan nahyi mungkar dan beriman kepada Allah (QS 3:110)</p>
<p>Pandangan Islam terhadap Politik</p>
<p>Islam adalah agama Rahamatan lil ‘alamin. Islam yang disebutkan dalam AlQur’an dan Sunnah, yang dikenal oleh para sahabat adalah Islam yang saling melengkapi dan untuh, tidak menerima pemilahan. Islam bermuatan rohani, akhlaq, pemikiran, pendidikan, sosial, ekonomi termasuk politik dll.</p>
<p>Bagaimana pandangan islam terhadap politik? Sebelum menjawabnya kita perhatikan 2 masalah penting berikut:<br />
1) Ada perbedaan jauh antara Partai dan politik. Kadang keduanya bertemu dan kadang keduanya terpisah. Seseorang bisa disebut berpolitik dengan segala pengertiannya, tanpa ada kaitannya dengan partai politik. Seseorang bisa disebut berpartai walaupun tidak mengenal politik. Maka kalau Islam bicara politik adalah politik dalam artian mutlak yaitu pandangan terhadap kondisi internal dan eksternal ummat, tanpa harus dikaitkan dengan partai.<br />
2) Orang non Islam berusaha membatasi makna Islam dalam lingkup yang sempit sehingga tidak muncul sisi kekuatan dari Islam. Sehingga mereka dengan mudahnya memandang ummat Islam dengan sebutan-sebutan yang tidak bermakna baik bagi ummat Islam. Pengertian bahwa Islam adalah agama sosial adalah sesuatu yang lain, Islam adalah Undang-undang adalah sesuatu yang lain, masalah ekonomi adalah sesuatu yang lain, masalah peradaban adalah sesuatu yang lain, bahwa islam adalah sesuatu yang harus berjauhan dari urusan politik.<br />
Ketahuilah jika Islam merupakan sesuatu di luar politik, di luar masalah sosial, ekonomi dan peradaban, lalu Islam itu apa? Apakah Cuma rakaat 2 dalam sholat, majelis-majelis Dzikir dan doa? Islam adalah tatanan yang komplit sebagai mana firman Allah :</p>
<p><span style="font-size:130%;">ونزلنا عليك الكتب تبيانا لكل شيء وهدى ورحمة وبشرى للمسلمين<br />
</span><br />
“Dan kami turunkan kepadamu al Kitab (alQur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri” (An Nahl : 89)</p>
<p>Dari pandangan di atas diperoleh Islam berpandangan bahwa politik merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dalam ajaran Islam. Politik adalah bagian dari urusan kehidupan dan Islam adalah ajaran yang mengatur seluruh kehidupan, termasuk politik.</p>
<p>Beberapa Pandangan Orientalis terhadap Islam</p>
<p>1)      Dr. V. Fitzgeraldi berkata, Islam bukan hanya sekedar Religion, tapi juga adalah tatanan politik (a Political System).<br />
2) C.A. Nallino berkata, pada waktu yang sama Muhammad telah membangun sebuah agama (Religion) dan daulah (state), batasan diantara keduanya saling berdampingan selamanya.<br />
3) Dr. Schacht berkata, karena islam itu dipahami lebih dari sekedar agama, maka ia juga menggambarkan teori-teori hukum dan politik. Islam adalah tatanan peradaban yang komplit, mencakup agama, daulah secara berbarengan.<br />
4) R. Strothmann berkata, Islam adalah fenomena agama yang berwawasan politik. Sebab pendirinya adalah seorang nabi dan sekaligus seorang politikus yang bijak atau negarawan.<br />
5) D.B. Macdonald berkata, di sana (madinah) berdiri negara Islam pertama dan di sana diletakkan dasar-dasar pemerintahan dan Undang-Undang Islam.</p>
<p>Politik dan Dakwah</p>
<p>Kewajiban untuk berdakwah sudah jelas dan terang dalam Islam. Dakwah itu mengajak manusia kepada Allah dengan cara cara yang hikmah dan mau’izah hasanah. Oleh karena itu Politik dalam Islam tidak lepas dari konteks dakwah, bagaimana dengan kegiatan politik, dakwah berjalan dengan baik tanpa hambatan, jauh dari kepentingan dan ambisi pribadi dalam berpolitik.</p>
<ol>
<li><span style="font-size:x-small;">Dr. V. Fitzgerald (4) berkata: &#8220;Islam bukanlah semata agama (a religion), namun ia juga merupakan sebuah sistem politik (a political system). Meskipun pada dekade-dekade terakhir ada beberapa kalangan dari umat Islam, yang mengklaim diri mereka sebagai kalangan &#8216;modernis&#8217;, yang berusaha memisahkan kedua sisi itu, namun seluruh gugusan pemikiran Islam dibangun di atas fundamental bahwa kedua sisi itu saling bergandengan dengan selaras, yang tidak dapat dapat dipisahkan satu sama lain&#8221;. </span></li>
<li><span style="font-size:x-small;">Prof. C. A. Nallino (5) berkata: &#8220;Muhammad telah membangun dalam waktu bersamaan: agama (a religion) dan negara (a state). Dan batas-batas teritorial negara yang ia bangun itu terus terjaga sepanjang hayatnya&#8221;. </span></li>
<li><span style="font-size:x-small;">Dr. Schacht berkata (6): &#8221; Islam lebih dari sekadar agama: ia juga mencerminkan teori-teori perundang-undangan dan politik. Dalam ungkapan yang lebih sederhana, ia merupakan sistem peradaban yang lengkap, yang mencakup agama dan negara secara bersamaan&#8221;. </span></li>
<li><span style="font-size:x-small;">Prof. R. Strothmann berkata (7): &#8220;Islam adalah suatu fenomena agama dan politik. Karena pembangunnya adalah seorang Nabi, yang juga seorang politikus yang bijaksana, atau &#8220;negarawan&#8221;. </span></li>
<li><span style="font-size:x-small;">Prof D.B. Macdonald berkata (8): &#8220;Di sini (di Madinah) dibangun negara Islam yang pertama, dan diletakkan prinsip-prinsip utama undang-undang Islam&#8221;. </span></li>
<li><span style="font-size:x-small;">Sir. T. Arnold berkata (9): &#8221; Adalah Nabi, pada waktu yang sama, seorang kepala agama dan kepala negara&#8221;. </span></li>
<li><span style="font-size:x-small;">Prof. Gibb berkata (10): &#8220;Dengan demikian, jelaslah bahwa Islam bukanlah sekadar kepercayaan agama individual, namun ia meniscayakan berdirinya suatu bangun masyarakat yang independen. Ia mempunyai metode tersendiri dalam sistem kepemerintahan, perundang-undangan dan institusi&#8221;.<br />
Source : <a href="http://media.isnet.org/">http://media.isnet.org</a> </span></li>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifmunandar.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifmunandar.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifmunandar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifmunandar.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifmunandar.wordpress.com&amp;blog=4748243&amp;post=3&amp;subd=arifmunandar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/06/islam-dalam-perpolitikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6fca060208dd0b4da25334ab2abeeb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifmunandar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/06/hello-world/</link>
		<comments>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/06/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 05:59:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifmunandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifmunandar.wordpress.com&amp;blog=4748243&amp;post=1&amp;subd=arifmunandar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifmunandar.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifmunandar.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifmunandar.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifmunandar.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifmunandar.wordpress.com&amp;blog=4748243&amp;post=1&amp;subd=arifmunandar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifmunandar.wordpress.com/2008/09/06/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6fca060208dd0b4da25334ab2abeeb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifmunandar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
